Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Cara Menurunkan Bounce Rate Blogger 2022

Cara Menurunkan Bounce Rate Blogger 2022 - Hal cara mengurangi bounce rate situs atau blog agar pengunjung blog sobat bisa mendapatkan pengalaman baik disaat berinteraksi, nah dikesempatan kali ini saya akan menuliskan ditulisan saya yang akan saya rangkumkan sedemikian rupa untuk sobat dapat bisa menerapkan diblog sobat masing-masing tentunya.
Cara Menurunkan Bounce Rate Blogger 2022 - Hal cara mengurangi bounce rate situs atau blog agar pengunjung blog sobat bisa mendapatkan pengalaman baik disaat berinteraksi, nah dikesempatan kali ini saya akan menuliskan ditulisan saya yang akan saya rangkumkan sedemikian rupa untuk sobat dapat bisa menerapkan diblog sobat masing-masing tentunya.
Cara Menurunkan Bounce Rate Blogger 2022
Menurunkan bounce rate pada situs atau blog akan bisa berdampak baik untuk perkembangan suatu situs atau blog dimesin pencari google, akan tetapi jikalau blog atau situs sobat pada bounce rate ternyata cukup tinggi, sehingga hal ini memperburuk kualitas blognya sobat, nah sebelum ketopik pembahasan saya kali ini, saya terlebih dahulu menjelaskan dengan rangkuman sedemikian rupa mengenai apa yang dimaksud dengan bounce rate dan beserta fungsinya bagi blog sobat, jadi sobatku semuanya, yuk dibaca sampai habis yah dan simak baik-baik tulisan saya diartikel kali ini.

Apa Yang Dimaksud Bounce Rate ?

Secara sederhana, bounce rate merupakan sebuah persentase pengunjung yang datang ke situs / blog para sobatku semuanya, lalu meninggalkannya begitu saja tanpa membuka halaman lain maupun berinteraksi di dalamnya.

Ada banyak hal yang dapat menyebabkan bounceback, mulai dari pengunjung yang mengklik link menuju situs/blog lain, mengklik tombol “back” untuk meninggalkan situs atau blognya sobat, menutup window/tab, mengetikkan URL baru, dan lain sebagainya.

Meski terkesan buruk, bounce rate sebenarnya merupakan hal yang wajar terjadi dengan catatan persentasenya tidak mencapai 70% ke atas,umumnya, rata-rata persentase bounce rate yang terdapat pada mayoritas situs atau blog berkisar antara 50%-70%,situs ataupun blog sobat akan dianggap “excellent” apabila memiliki tingkat bounce rate hanya sebesar 30%-50%, akan tetapi kemungkinan besar situs atau blognya sobat mengalami error jika tingkat bounce rate mencapai angka 20% ke bawah.

Mayoritas pengguna biasanya memutuskan apakah mereka menyukai suatu situs/blog hanya dalam beberapa detik pertama kunjungannya,beberapa bahkan melakukan penilaian hanya dengan melihat sekilas area-area yang menonjol tanpa melakukan scrolling,para sobatku semuanya bisa menggunakan perangkat analisis heatmap untuk menentukan area mana yang paling banyak diperhatikan pengunjung. 

Dari situ, sobatku dimanapun berada bisa mengoptimalkannya dengan menempatkan button CTA di sana,buatlah CTA yang jelas dan jujur agak tidak menimbulkan misleading dan menciptakan pengalaman yang buruk bagi pengguna.

Nah, untuk para sobatku, itulah untuk tulisan saya dipenjelasan diartikel kali ini yang dapat saya rangkumkan mengenai perihal pengertian dari bounce rate dan fungsi beserta hal lain di dalam blog atau situs, jadi ketika sobat sudah mengetahui dan mempelajarinya, yuk dilanjut kembali kebagian topik pembahasan inti ditulisan saya yaitu Cara Menurunkan Bounce Rate Blogger 2022, supaya nantinya dengan tips-tips yang dapat saya tuliskan dirangkum beserta tutorialnya, akan mempermudah sobat melakukan dan mempraktekkan diblog atau situs sobatku semuanya.

Cara Menurunkan Bounce Rate Blogger 2022

Tutorial dengan cara mengurangi dan menurunkan bounce rate blogger 2022, akan saya tuliskan dirangkuman pada tulisan saya diartikel kali ini dengan tips-tips hal mudah menurunkan bounce rate blogger atau menurunkan bounce rate situs dengan mudah, untuk itu sobatku semuanya, yuk disimak dan dibaca sampai habis yah, agar kedepannya disaat penerapan tidak kebingungan lagi,sebagai berikut ini.

Tingkatkan pagespeed situs atau blog

Pagespeed adalah waktu yang dibutuhkan halaman situs atau blog sobat untuk melakukan loading konten. Seperti yang disebutkan sebelumnya, pengguna menilai suatu situs atau blog hanya dalam beberapa detik pertama,oleh sebab itu, jangan membuang waktu mereka dengan menampilkan halaman kosong karena proses loading,menurut survei yang dilakukan oleh Stangeloop, delay yang hanya terjadi selama satu detik dapat menurunkan penjualan hingga 7%, 11% pageview berkurang, dan mengurangi kepuasan pengunjung hingga 16%. sobat bisa meningkatkan pagespeed dengan menggunakan perangkat-perangkat seperti Google Page Speed atau Pingdom.

Pasang foto berkualitas tinggi

Foto atau gambar adalah perangkat efektif lain yang dapat sobat gunakan untuk menurunkan bounce rate. Inilah mengapa ada banyak situs atau blog yang menggunakan foro berkualitas tinggi sebagai background layar mereka,perusahaan besar seperti Google yang dulunya terkenal dalam menggunakan background berwarna putih polos dan layout minimalis pun kini turut mencantumkan foto berkualitas tinggi pada landing page mereka, sobat bisa menggunakan jasa penyedia foto seperti Shutterstock,beberapa situs atau blog seperti StockSnap dan Unsplash bahkan menyediakan banyak foto berkualitas tinggi secara gratis.

Lakukan A/B Testing

Lakukan A/B Testing
Sudah mencantumkan CTA dan headline pada situs atau blog tetapi persentase bounce rate masih saja tinggi? Kemungkinan besar salah satu atau bahkan keduanya tidak memberi performa yang diinginkan. Oleh sebab itu, penting bagi sobat untuk melakukan A/B testing,gunakan strategi yang berbeda pada dua halaman situs atau blog sama dan terapkan A/B testing untuk mengetahui strategi mana yang bekerja paling baik.sobat juga bisa membuat landing page berbeda untuk berbagai macam target audiens berdasarkan lokasi, keywords, atau yang lain.,hal ini akan menimbulkan nilai personal yang membuat pengunjung situs atau blog merasa lebih dihargai.

Buat konten yang mudah dibaca

Buat konten yang mudah dibaca
Sepertinya hampir seluruh konten yang ada pada kebanyakan situs atau blog hadir dalam bentuk teks. Bisa dibayangkan betapa pentingnya hal tersebut bagi pengalaman pengunjung situs atau blog, bukan? Sayangnya, justru masih banyak yang mengabaikannya, padahal konten teks merupakan salah satu elemen penting dan krusial yang mampu membentuk ketertarikan visual, sobat harus memastikan bahwa teks pada situs atau blog dapat dengan mudah dibaca melalui seluruh perangkat. Jangan sampai ukurannya terlalu kecil sehingga pengguna harus memicingkan mata atau melakukan zoom. Perhatikan pula hal-hal lain seperti warna, spasi, dan margin untuk membuat situs atau blog sobat terlihat “bersih” dan tentunya enak dibaca.

Itulah beberapa cara yang bisa sobat lakukan untuk mengurangi bounceback atau persentase bounce rate pada situs atau blog sobat,pada dasarnya, sobat hanya harus mementingkan pengalaman pengguna, yang mencakup keseluruhan feeling dan kesan ketika mereka berinteraksi dengan situs atau blog sobat,pengalaman pengguna yang baik bisa terjadi ketika pengguna menilai bahwa situs atau blog sobat tidak hanya mudah digunakan, tapi juga menyenangkan.

Demikianlah untuk tulisan saya diartikel kali ini yang dapat saya bagikan atau share untuk sobatku semuany dapat pelajari dan menerapkannya diblog sobat masing-masing, yang membahas mengenai topik pembahasan saya yaitu Cara Menurunkan Bounce Rate Blogger 2022, semoga dengan refrensi (informasi) bermanfaat ini bisa bermanfaat bagi para sobatku dimanapun berada, agar kedepannya sobat lebih mudah memahami dan sobat dapat mengurangi dan menurunkan bounce rate di blog atau situs sobat tersebut dengan mudah, semoga bisa bermanfaat dan menambah wawasan, sekian dan terimakasih.

Post a Comment for "Cara Menurunkan Bounce Rate Blogger 2022"