Posts

Peralihan yang Baik

Daftar isi [Tampil]
Janganlah berlama-lama di langit, nanti lupa akan rasanya membumi
Jangan mengeluh lagi, lihat orang-orang di sekelilingmu, masih banyak keadaan yang lebih pantas dikeluhkan, tetapi tidak mereka keluhkan
Jangan menangis lagi, lihat orang-orang di sekitarmu, masih banyak keadaan yang semestinya ditangisi, tetapi tidak mereka tangisi
Jangan coba-coba meninggikan diri, haruslah punya malu kepada Yang Maha Tinggi
Karena selalu, jiwa-jiwa yang menjadikan sabar dan syukur di setiap perjalanan, tahu pasti nikmatnya sebuah kemenangan, tahu benar arti dari perjuangan.

Jangan berlama-lama pasrah pada gelap, tengoklah cahaya kanan kirimu
Jangan juga berlagak tak mampu, haruskah melulu diingatkan soal pembebanan itu selalu sesuai kemampuan?
Lemah, ya...tanpa Dia, kita memang lemah....
Tetapi,
Tidak akan pernah ada ceritanya seseorang bunuh diri jika hubungan vertikalnya baik
Tidak akan pernah ada kisahnya seseorang merasa sendiri jika sadar sepenuhnya, bahwa ada yang lebih dekat dari urat nadi
Karena selalu, jiwa-jiwa yang menghadirkan-Nya di setiap perjalanan, tahu pasti rasanya tenang dalam sebuah kesunyian, tahu benar arti tentramnya sebuah keramaian. 

Yuk ingat lagi, tentang paket kesulitan dan kemudahan.
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Anak kecil nangis kalau keinginannya ga terpenuhi, tapi kalau udah dikasih es krim misalnya, bisa berhenti nangis, ini kan yang disebut mengalihkan? Hubungan kesedihan anak kecil berbanding terbalik dengan pemberian es krim (?)

Tidak akan membuat fokus pada es krimnya, hehe... tapi soal anak kecil, menangis dan mengalihkan. 
Anak kecil yang menangis, yang bisa dilakukan olehnya itu ngerengek, sampai datangnya suatu peralihan -yang kalau cerita di atas dinamakan es krim-. Catatannya: Anak kecil butuh orang lain untuk mengalihkan. 

Kita, walaupun udah gede, juga masih butuh orang lain kok untuk mengalihkan

Iya kah? Iya, tapi dalam pemahaman butuh yang berbeda. Seseorang yang dewasa, akan sepenuhnya sadar kalau sedang terjatuh, terpuruk, tersungkur, tenggelam, tertatih, dan ter-ter lain yang menyedihkan~ dan dewasa, baca: bukan anak kecil, artinya sudah punya kendali untuk mencari peralihan...jadi jangan menunggu "es krim" datang :D

Gue manusia. Gue bisa sedih. Lo manusia. Lo juga bisa sedih. Manusiawi.
Yang bikin gak manusiawi adalah ketika rentan waktu sedih yang terlalu lamaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa sampai "a"nya tak hingga~ Yuk, mulailah berproses mencari pengalihan, pengalihan yang baik. Gue bukan guru atau ratu kebahagiaan yang ahli merasa bahagia  HAHA, tapi cuma ingin membagi, soal....peralihan yang baik.

Peralihan yang baik itu, tentang memperbaiki hubungan vertikal, tentang meningkatkan kualitas dan kuantitas amalan-amalan kebaikan, tentang tidak mengulangi, tentang meninggalkan, tentang tidak berhenti mencoba, tentang kontinuitas, dan tentu...tentang sabar dan syukur.

Selamat berproses! :)

Post a Comment